Pengertian Jenis Kejahatan Dunia Maya

Seiring dengan perkembangan teknologi informasi yang dianggap memudahkan manusia dalam melakukan aktifitas sehari-hari, sepertinya mendorong sejumlah aktifitas baru di industri jaringan komputer dan internet.

Hal ini juga disebabkan karena inovasi dalam bidang teknologi membuat penyebaran informasi Digital lebih cepat dan hampir bisa diterima oleh seluruh lapisan masyarakat.

Salah satu perkembangan dari sisi Negatifnya cukup signifikan yaitu maraknya aksi tindak kejahatan dunia maya. Hal ini menjadi ancaman yang sangat beresiko jika kita tidak melindunginya. Risiko keamanan komputer adalah perilaku atau kejadian yang menyebabkan kehilangan atau kerusakan perangkat keras komputer, perangkat lunak, data pribadi, atau kemampuan pemprosesan.

Beberapa diantaranya ada yang sangat berbahaya, tapi ada juga yang sama sekali tidak berbahaya, tetapi cukup menjengkelkan. Ada juga yang memiliki kemampuan untuk mengosongkan nomor rekening kita, atau mengenkripsi semua dan memintan tembusan sebelum memberikan kunci deskripsinya, walaupun tidak merusak komputer kita.

Berbagai istilah pun mulai terdengar familiar ditelinga kita, contohnya Hacker, Cracker, Script Kiddie, Carder, Dan lain-lain.

Pada artikel kali ini, saya akan membahas mengenai tindak kejahatan dunia sosial. Artikel ini hanya untuk menambah wawasan dan pengetahuan Anda.

Berikut adalah 8 (delapan) jenis kejahatan dunia maya.

  1. Hacker
  2. Hacker adalah orang yang memiliki kemampuan untuk mempelajari, menganalisis, memodifikasi, dan menerobos masuk kedalam sistem komputer maupun jaringan komputer, baik untuk kepentingan pribadi maupun untuk orang lain.

    Secara umum istilah hacker digunakan untuk menyebutkan penjahat dunia maya (CyberCrime) oleh sebagian besar masyarakat.

    Sebenarnya aktifitas para Hacker ini tidak bisa dipastikan sebagai tindak kejahatan yang merugikan suatu pihak atau orang lain. Dalam kategori ini, Hacker mempunyai sifat-sifat yang berbeda-beda, ada yang dikenal sebagai Whitehat Hacker, Blackhat Hacker, dan Greyhat Hacker.

    Whitehat Hacker

    Whitehat Hacker adalah hacker yang tidak punya maksud untuk merusak jaringan, justru malah bermaksud untuk meningkatkan tingkat keamanan jaringan. Bisa dikatakan hacker ini masih mempunyai tujuan pedoman standar etika dan tidak merugikan orang lain.

    Biasanya Whitehat Hacker diperkerjakan di perusahaan-perusahaan yang menangani problem IT baik sebagai Penetration Test sistem keamanan maupun sebagai penyempurna sistem keamanan yang sudah ada.

    Blackhat Hacker

    Blackhat Hacker adalah hacker yang bertujuan untuk merusak jaringan atau data yang ada didalamnya seperti mengubah tampilan situs web, menyisipkan kode-kode virus, dan menggunakan celah-celah keamanan yang belum diperbaiki oleh si pembuat perangkat lunak (BUG) untuk menyusup serta merusak suatu sistem.

    Greyhat Hacker

    Greyhat Hacker adalah hacker yang mencuri informasi untuk dijual kepada orang lain yang berniat melakukan kejahatan, tetapi ia tidak melakukan kerusakan pada jaringan komputer tersebut.

  1. Cracker
  2. Cracker adalah orang yang mengakses jaringan komputer tanpa izin dengan tujuan merusak data yang ada didalam, kemudian akan meninggalkan jejak atas tindak kejahatan yang dilakukannya.

    Seringnya, cracker akan memakai IP Address yang tak mudah dilacak sehingga tak akan ada yang tahu tentang identitasnya. Artinya seorang cracker sangat sulit untuk dilacak identitasnya.

    Dalam hal ini, seorang cracker mencoba untuk membobol celah keamanan dari sistem yang direntas. Beberapa jalur yang digunakan oleh cracker diantaranya melalui jaringan komputer, Bypass, maupun melalui lisensi program komputer.

    Secara umum, aktifitas cracker lebih membahayakan pengguna. Dengan kemampuannya dalam membobol sistem keamanan, cracker dengan bebas dan leluasa melakukan apapun tanpa diketahui oleh para pengguna.

    Sebagai contohnya, saat merentas sebuah situs web, merubah tampilan halaman utama web, keberadaan cracker sangat sulit untuk di deteksi dan baru diketahui oleh pemilik situs ketika melihat keanehan ketika mengaksesnya.

  3. Script Kiddie
  4. Script Kiddie yaitu hacker pemula atau orang yang baru belajar ilmu merentas dan ingin menunjukkan kemampuannya kepada orang lain. Padahal dia tidak memiliki kemampuan untuk membuat program perentasan, karena untuk mencari sensasi, ia menggunakan program-program yang sudah jadi untuk melakukan perentasan, kemudian meninggalkan jejak Nickname agar menjadi terkenal di internet.

  5. Carder
  6. Carder yaitu orang yang mampu memperdayakan aktifitas Electronic Money untuk memperoleh keuntungan secara ilegal. Aktifitas yang dimaksud seperti memanfaatkan kartu kredit milik orang lain yang diakses secara Online untuk diperbelanjakan sesuai keinginan pribadi, situs Online yang digunakan biasanya yaitu Amazon.com.

    Para carder berbelanja tanpa mengeluarkan uang sepeser pun, siapa coba yang gak tergiur dengan barang gratisan, ya gak :) Inget untuk belanja di amazon harus menggunakan VPN, jika tidak maka alamat IP kamu tercatat dan kamu bisa kena kasus. Jadi harus hati-hati jika ingin belajar Carding ;)

    Jika kamu ingin mempelajarinya, kami punya E-booknya: Download Disini

  7. Defacer
  8. Defacer adalah suatu tindakan kejahatan yang tujuannya merubah tampilan website milik sendiri, milik orang lain, perusahaan, maupun pemerintahan. Biasanya si defacer memanfaatkan celah kelemahan website, dengan celah tersebut defacer bisa masuk dan bebas mengatur sesuai keinginannya.

    Contoh website yang terkena deface

    Sumber foto: Abpj2018

    Baca juga: Apa Itu Deface
  9. Corporate Spies
  10. Sumber foto: workingcapitalreview.com

    Corporate Spies adalah mata-mata didalam perusahaan, Corporate Spies disewa untuk membobol masuk ke jaringan komputer dan mencuri data penting, dan menemukan risiko keamanan pada jaringan suatu organisasi. Corporate Spies mempunyai kemampuan pemrograman perentasan yang sangat bagus.

  11. Unethical Employees
  12. Sumber foto: fahrenheitadvisors.com

    Unethical Employees yaitu karyawan yang tidak beretika, kemudian masuk ke jaringan komputer perusahaan untuk mengambil data secara diam-diam. Tujuannya juga beragam, ada yang mencari keuntungan pribadi dari data tersebut atau bahkan ada yang ingin balas dendam kepada perusahaan.

  13. Cyberterrorist
  14. Cyberterrorist adalah seseorang yang memanfaatkan internet untuk melakukan serangan terhadap Informasi, Data, Sistem Komputer, Program Komputer, Menghancurkan, bahkan merusak komputer dengan alasan politik.

Nah, itulah 8 jenis kejahatan dunia maya. Semua jenis-jenis tindakan kriminal tersebut masing-masing memiliki tujuan serta motivasi yang berbeda-beda, tergantung si pelaku.

Terlebih lagi dengan semakin majunya era digital seperti sekarang, tindak kejahatan di dunia internet semakin meningkat. Dan inget selalu berhati-hati, kami tidak ikut bertanggung jawab apa yang kamu lakukan.

LihatTutupKomentar