YouTube Hapus 11,4 Juta Video, Kebanyakan Dilakukan oleh Robot

Baru-baru ini pihak Youtube melaporkan bahwa telah membuat keputusan untuk menghapus jutaan video. Informasi ini diungkapkan pada Selasa 25 Agustus 2020 lalu. Pihak Youtube mengatakan telah menghapus sebanyak 11,4 Juta video dalam tiga bulan.

Pihak Youtube mengambil keputusan ini dikarenakan jutaan video tersebut telah melanggar Pedoman Komunitas. Pelanggaran yang dimaksud adalah seperti konten video mengandung isi pornografi, pelecehan, kekerasan, maupun perkataan kebencian.

Youtube pun saat ini sudah memiliki tim khusus yang menangani video yang diunggah ke dalam platform tersebut. Jika pihaknya menemukan ada video yang melanggar aturan, maka mereka akan segera menghapus video tersebut dan akan diberikan peringatan kepada para pengunggah video.

Namun yang menariknya lagi adalah bahwa yang video yang dihapus dilakukan oleh sistem (Robot) Google yang disebutkan mampu mendeteksi video yang melanggar aturan dan kebijakan Youtube. Sebagian lagi masih ditangani oleh Reviewer asli dari pihak Youtube.

"Mengingat kapasitas dari reviewer kami berkurang sangat besar karena Covid-19, kami pun harus memanfaatkan cara lain. Kami ingin bertanggung jawab sehingga sehingga menggunakan teknologi dan juga dipadukan dengan beberapa reviewer asli", ucap pihak Google dikutip dari blog resminya.

Dari 11,4 juta video yang dihapus, 10,8 juga dihapus melalui penandaan otomatis sedangkan sisanya ditandai berdasarkan reviewer asli. Youtube mengatakan secara khusus bahwa penggunaan teknologi yang lebih besar memungkinkan beberapa konten yang akan dihapus karena kesalahan.

Google sendiri memang kini masih menerapkan sistem WFH kepada para karyawannya sampai akhir tahun 2020. Maka pekerjaan seperti ini tidak bisa dilakukan dirumahnya masing-masing.

"Menanggapi masalah Covid-19 ini, kami telah mengambil langkah untuk melindungi tenaga kerja tambahan dan mengurangi staff di kantor", ucap pihak Youtube dalam laporan terbaru.

Akibatnya pihak Youtube untuk sementara lebih mengandalkan teknologi untuk membantu beberapa pekerjaan yang biasanya dilakukan oleh reviewer asli.

Youtube terpaksa membuat pilihan antara potensi dibawah penegakan atau potensi berlebihan dan membatasi hanya pada peninjauan otomatis daripada reviewer asli.

LihatTutupKomentar